Sabtu, 28 Maret 2020

BAB I - Perjuangan Menempuh Wisuda

Hai~

Hari ini, tanggal 28 Maret.

Hallo teman teman, gimana kabarnya? semoga selalu dibawah lindungan-Nya :)

Sudah 10 hari berlalu sejak aku nulis "PROLOG - Perjuangan Menempuh Wisuda" kali ini aku dilanda suatu masalah, tapi bukan hal yang serius. Aku kira masalah ini dialami oleh semua orang, yaitu "malas" :P dan yaa.. skripsiku belum ku sentuh sama sekali. Selama 10 hari terakhir, aku hanya melakukkan hal-hal yang kurang produktif, seperti tidur, rebahan, main hp, makan, dan begitu seterusnya.

Dikala corona sudah memakan hampir 1.000 orang, aku tetap berada dirumah demi kebaikan dan kesehatan diriku dan keluargaku. Kami berjuang agar tidak terjangkit virus yang katanya menyerang organ pernafasan. Aku selalu menjaga kebersihan dengan mandi teratur, cuci tangan, tidak menyentuh benda yang dipakai banyak orang, dll.

Selama virus corona melanda, banyak kegiatanku yang dibatasi. Salah satunya berdiskusi tentang skripsiku ini. Sampai sekarang, sudah hampir 2 minggu kami dirumah. Hal yang tidak penting dikurangi, pekerjaan dibatasi, persediaan menipis dan sulit dicari.

Aku bingung mau mulai darimana skripsiku ini, semoga semangatku tumbuh lagi..

Sekedar informasi, aku sudah masuk BAB II, meskipun begitu aku belum merasa yakin. Kenapa? karena aku sama sekali belum bimbingan, huft..

Semoga revisian skripsiku tidak terlalu banyak, karena sudah banyak waktu yang terbuang.

Dan semoga virus ini segera menghilang, agar kami hidup normal seperti sedia kala :)

Yaa.. sampai sini dulu, karna aku juga tidak mood nulis panjang-panjang :v

Sampai bertemu di update selanjutnya, Dah~

Rabu, 18 Maret 2020

PROLOG - Perjuangan Menempuh Wisuda

Hai~

Hari ini, tanggal 18 Maret.

Aku ingin mengabadikan kisah "Perjuangan Menempuh Wisuda" dalam sebuah blog. Mungkin ini agak terlihat jadul, karena rata-rata orang mengabadikan momen dengan video. Tapi tak apalah, karena aku tak pede didepan kamera :)

Oke, di siang ini aku mencoba menyusun skripsi ku yang sudah kutinggalkan selama sebulan penuh. Agak sedikit terlambat dari orang-orang, tapi aku punya alasan tersendiri kenapa tak ku kerjakan skripsiku ini. Sebulan lalu aku sesumbar kepada temanku, bahwa aku bisa mengerjakan skripsi sekaligus bekerja. Nyatanya aku salah mengambil keputusan, aku dihadapkan dengan pilihan yang cukup sulit, memilih bekerja dan hidup berkecukupan atau memilih mengerjakan skripsi dengan hidup berhemat.

Sebenarnya, hidupku masih disokong orang tua, yaitu ibuku sendiri. Ibu adalah single parent yang paling kuat, tangguh, dan tegar menghadapi cobaan hidup. Pasti kalian bertanya, kemana perginya Ayah? langsung saja kujawab ya :)

Ayah memang pergi jauh, bahkan bisa dibilang sangat tega meninggalkan aku sejak umur 3 tahun. Tapi itu bukan alasan mengapa aku membenci ataupun dendam. Ayah pergi bukan karena keinginannya, tapi itu keinginan Tuhan~

Demikian cerita singkat perjalananku..

Eh, tapi PROLOG ku belum selesai :) Aku skip ya ke cerita hari ini.
Jadi, karena aku ulur waktuku menulis skripsi, akhirnya aku mencoba menghubungi dosen pembimbingku, Sonya. Dikala Virus Corona menyebar, membuat kita sulit melakukkan aktivitas. Tapi, ada teknologi yang bisa digunakan bernama What's App atau orang menyebutnya WA. Bercerita tentang dospem, Ibu Sonya adalah dospem yang menurutku baik, sopan, dan sabar. Beliau cukup senior dikalangan karyawan kampusku

Terhitung hari ini, aku belum melakukkan proses penyusunan. Besar harapanku, semoga dibulan ini aku bisa menulis supaya aku bisa lulus tahun ini, Aamiinn~

Sekian~